Sebagai orang tua baru, Parents mungkin memiliki banyak pertanyaan tentang pola tidur bayi. Salah satunya adalah kapan waktu yang tepat untuk menidurkan bayi? Kuncinya adalah mengetahui perbedaan antara tanda tired dan overtired.
Bayi dan anak-anak membutuhkan tidur yang cukup untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan dan kekebalan tubuh mereka.
Tahukah Parents bahwa ada momen yang tepat untuk menidurkan bayi? Momen ini adalah ketika bayi sudah siap untuk tidur. Untuk mengetahuinya, Parents perlu memperhatikan tanda-tanda tired atau sleepy cues yang diberikan bayi.
Namun, jika Parents melewatkan tanda ini dan waktu bayi siap untuk tidur, si kecil bisa menjadi terlalu lelah alias overtired. Kondisi ini akan membuat anak menjadi lebih sulit untuk ditidurkan.
Isyarat yang Diberikan Oleh Bayi
Bayi memang belum bisa berkomunikasi dengan berbicara, tetapi ia bisa memberitahu Parents apa yang ia butuhkan melalui bahasa tubuh, gerakan, isyarat, atau bahkan tangisan.
Jika bayi sudah menangis, mungkin orang tua akan kebingungan dan kewalahan untuk memberikan apa yang dibutuhkan bayi. Banyak orang tua yang bingung apakah bayi menangis karena lapar atau mengantuk.
Sebenarnya, ada cara untuk membedakan keduanya.
Pertama, periksalah apakah bayi tidak sakit atau terluka. Jika bayi sudah menyusu dalam dua jam terakhir dan tampak rewel, bayi mungkin lelah dan butuh untuk tidur. Selain itu, bayi juga dapat memberitahu Parents apakah dia sudah siap atau tidur (tired), atau justru malah terlalu lelah (overtired).
Perbedaan Tired atau Overtired
Anak-anak menunjukkan bahwa mereka lelah melalui perubahan perilaku. Misalnya, bayi yang lelah mungkin menjadi tiba-tiba mudah tersinggung, terlalu aktif, atau banyak menuntut.
Penting untuk mengenali isyarat lelah yang diberikan anak. Tanda-tanda ini memberitahu Parents kapan waktunya untuk mengurangi rangsangan dan mulai menidurkan si kecil. Selain itu, Parents juga perlu mengenali isyarat bayi sudah terlalu lelah untuk mencegah ia sulit untuk ditidurkan.
Seperti Apa Tanda Tired pada Bayi?
Bayi akan menunjukkan tanda-tanda ketika mereka mulai lelah dan siap untuk tidur. Ini adalah waktu yang tepat untuk menidurkan mereka. Menanggapi tanda-tanda lelah secepatnya akan mencegah bayi menjadi overtired dan membuatnya lebih mudah untuk tidur. Tapi kapan tanda bayi lelah terjadi? Dan perlu Parents ketahui juga bahwa tired signs akan datang pada waktu yang berbeda sesuai dengan usia anak.
Bayi baru lahir (0-3 bulan) bisa sangat cepat lelah. Ada yang merasa lelah segera setelah 1-1½ jam setelah bangun tidur. Tetapi ada pula yang bisa terus bermain tanpa tanda lelah selama dua jam atau lebih. Jika bayi baru lahir (newborn) lelah, Parents mungkin melihat beberapa tired signs berikut:
- Menarik telinga
- Mengepalkan tangan
- Menguap
- Mengerjapkan mata
- Terlihat sulit fokus
- Mengerutkan kening
- Menghisap jempol atau jari
Pada usia 3-6 bulan, bayi mungkin lelah setelah 1½-3 jam terjaga. Pada usia 6-12 bulan, bayi mungkin lelah setelah 2-3 jam terjaga. Sementara pada usia 12-18 bulan, anak mungkin lelah jika melewatkan waktu tidur pagi atau sore.
Jika balita lelah, Parents mungkin melihat beberapa tanda berikut ini:
- Canggung
- Ingin dekat ibunya
- Menangis
- Menuntut ingin diperhatikan
- Bosan dengan mainan
- Rewel
- Tidak mau makan
- Gerakan lengan dan kaki tersentak-sentak
- Melengkungkan punggung ke belakang
Apa Saja Tanda Overtired pada Bayi?
Saat bayi melewati tahap tired, mereka akan beralih ke tahap overtired. Bayi yang kelelahan telah terbangun lebih lama dari yang seharusnya. Dia telah terjaga lebih lama dari seharusnya tubuhnya terjaga. Hal ini menyebabkan kerewelan dan mengaktifkan respons stress.
Umumnya, bayi yang terlalu lelah akan menjadi sangat rewel. Bayi yang overtired akan rewel saat bermain atau makan. Dia kemungkinan akan menangis sejak awal tidur siang dan menangis cukup keras.
Bayi yang terlalu lelah akan menangis keras dari awal tidur siang dan kemudian tertidur, tetapi malah jadi tidur sebentar. Beberapa bayi yang terlalu lelah akan langsung tertidur, tetapi tidurnya hanya akan berlangsung singkat dan terbangun dengan menangis. Tanda-tanda bayi overtired diantaranya adalah:
- Menguap lebih sering
- Menjadi lebih rewel atau menangis
- Sulit untuk ditenangkan
- Tidur hanya sebentar saja
- Tidur di waktu yang salah
- Menjadi hiperaktif
***
Menidurkan anak di waktu yang tepat akan membantu memenuhi kebutuhan tidurnya dengan lebih baik dan berkualitas.
Itulah mengapa Parents perlu mengetahui perbedaan tanda tired dan overtired. Ketika bayi menunjukkan tanda-tanda tired, maka itulah waktu yang tepat untuk menidurkannya. Jangan menunggu hingga bayi overtired karena justru ia akan semakin sulit untuk ditidurkan dan gelisah, ya. Selain menidurkan bayi di waktu yang tepat, ada beberapa hal lain yang dapat meningkatkan kualitas tidur bayi. Pelajari selengkapnya hanya di Infant Sleep Learning Course by Happy Little Sleeper ya, Parents!
Sumber:
How to Recognize an Overtired Baby
https://www.healthline.com/health/baby/how-to-recognize-an-overtired-baby
Raising Children - Tired signs in babies and toddlers
https://raisingchildren.net.au/babies/sleep/understanding-sleep/tired-signs