Skip to content
ciri tidur bayi berkualitas

3 Ciri Tidur Bayi Berkualitas, Adakah pada Si Kecil?

Tentu banyak orang tua yang bertanya-tanya apakah anaknya sudah memiliki ciri tidur bayi yang berkualitas.

Tidur malam yang nyenyak memiliki dampak besar pada kesehatan. Bayi membutuhkan tidur yang restoratif untuk tumbuh kembang fisik dan mental yang optimal. Tidur restoratif bayi tidak hanya penting untuk pertumbuhan fisik tetapi juga memainkan peran penting dalam pemrosesan kognitif, pengaturan emosi, dan fungsi kekebalan tubuh.

Mari kita kenali lebih jauh mengenali tidur restoratif, manfaat, dan cara mendapatkannya berikut ini.

Apa itu Tidur Restoratif?

Tidur restoratif adalah waktu berharga di mana tubuh dan otak bayi terlibat dalam proses vital untuk perkembangan yang optimal.

Selama periode ini, tubuh memperbaiki sel-sel, mengkonsolidasikan ingatan, dan mendukung fungsi otak yang sehat. Selama tidur restoratif, koneksi saraf yang penting akan terbentuk, meningkatkan kemampuan untuk belajar, dan mendukung kemampuan kognitif secara keseluruhan.

Selain berdampak pada perkembangan kognitif, tidur restoratif juga penting untuk kesejahteraan emosional anak. Tidur yang cukup memungkinkan bayi mengatur emosinya secara efektif, meningkatkan suasana hati yang seimbang, dan kesehatan mental secara keseluruhan.

Periode ini juga memainkan peran penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu melindungi dari penyakit dan mendukung kesehatan fisik secara keseluruhan.

Cara Mendapatkan Tidur Berkualitas yang Restoratif

1. Dapatkan Jumlah Tidur yang Tepat

Pertama dan terpenting, cobalah untuk mendapatkan jumlah tidur yang tepat untuk bayi sesuai dengan usianya. Berikut adalah pedoman umum tentang berapa jam tidur yang rata-rata dibutuhkan anak pada berbagai usia.

 

Ingat, setiap anak berbeda. Beberapa membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit tidur daripada yang lain, tetapi variasinya biasanya tidak terlalu besar.

2. Ajari Anak Self-Soothing Skill

Sama seperti orang dewasa dan anak-anak yang lebih besar, bayi beralih antara tidur REM (light sleep) dan tidur non-REM (very deep sleep) beberapa kali pada malam hari dan saat tidur siang.

Perbedaan besar antara tidur bayi dan tidur orang dewasa adalah bayi cenderung tidur lebih banyak dalam fase REM. Dalam fase ini mereka mungkin terbangun.

Sayangnya, bayi yang belum memiliki kemampuan untuk menenangkan dirinya sendiri (self-soothing skill) bisa terjaga dan tidak kembali tidur saat terbangun dalam fase ini. Itulah mengapa penting bagi bayi untuk dapat menidurkan dirinya sendiri jika terbangun. Jika tidak, dia akan membutuhkan orang tua atau pengasuhnya untuk datang membantunya setiap kali dia bangun. Saat bayi sudah dapat belajar bagaimana membuat dirinya kembali tidur dengan self-soothing skill-nya, maka tidurnya akan semakin restoratif.

3. Sleep Hygiene yang Baik

Selanjutnya, pastikan anak memiliki sleep hygiene yang baik. Sleep hygiene mengacu pada kebiasaan yang berkontribusi pada kualitas tidur. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan sleep hygiene seperti:

  • menjaga jadwal tidur yang konsisten 
  • menjaga lingkungan tidur yang mendukung tidur yang nyenyak (kamar gelap, tenang, dan sejuk) 
  • menerapkan ritual waktu tidur yang menenangkan

Ciri-Ciri Tidur Bayi yang Berkualitas

Jika Parents bertanya-tanya apakah anak mendapatkan tidur yang baik, berkualitas, dan restoratif, maka cara mengetahuinya adalah mengamati keadaannya ketika terjaga.

Bayi yang tidurnya berkualitas akan: 

  • memiliki suasana hati yang lebih baik (tidak mudah menangis atau rewel)
  • kemampuan yang lebih tinggi untuk fokus dan belajar hal baru
  • kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan 

Kurang tidur yang berkualitas dan restoratif dapat mempengaruhi kesehatan dalam berbagai cara. Dalam jangka pendek meliputi sulit tidur, serta masalah dengan konsentrasi dan fokus. Selain itu perlu dicatat bahwa tidur yang tidak restoratif dapat menyebabkan anak bangun dengan perasaan tidak segar meskipun telah tidur dalam jumlah jam yang disarankan.

*** 

Tidur restoratif adalah hadiah tak ternilai yang dapat orang tua berikan kepada anak-anak kecil, karena dapat mendukung tumbuh kembang dan kesehatan mereka secara keseluruhan. 

Itulah beberapa ciri dari tidur bayi yang berkualitas. Dengan memiliki rutinitas tidur yang baik untuk si kecil, kita dapat menciptakan lingkungan rumah yang harmonis yang meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan seluruh anggota keluarga secara keseluruhan. Menghadapi kesulitan dengan tidur bayi yang kurang berkualitas? Atau pola tidur bayi berantakan? Aku siap membantu dengan One-on-One Coaching Program untuk menemukan solusi bagi Parents dan si kecil. Dapatkan personalized sleep plan yang didesain khusus untuk si kecil dan support secara live melalui chat. Daftar sekarang juga karena slot terbatas!
 

Sumber:

Healthline - Not All Sleep Is Restorative, What to Know About Improving Your Rest Quality
https://www.healthline.com/health/sleep/restorative-sleep#

CDC - Tips for Better Sleep
https://www.cdc.gov/sleep/about_sleep/sleep_hygiene.html

Hi, I’m Elvina!

Founder of @happylittlesleeper & a proud mama

If you're dreaming of a good night's sleep…
trust me, I understand your struggle intimately. I've been in those sleep-deprived shoes, functioning on auto-pilot, feeling like a walking zombie in what should be a magical time of motherhood. But… I also know there's light at the end of this exhausting tunnel...

GET TO KNOW ME