Jika si kecil masih sering terbangun di malam hari, padahal ia sudah cukup besar dan tidak lagi membutuhkan menyusu di malam hari, ada baiknya Parents cek tips mengajari bayi menenangkan diri berikut ini!
Kemampuan menenangkan diri (self-soothing skill) sangat bermanfaat bagi bayi. Selain dapat tertidur kembali dengan mudah saat terbangun di antara siklus tidurnya di malam hari, kemampuan ini juga dapat memupuk ketahanan emosional dan kemandirian sejak usia dini.
Bayi yang memiliki keterampilan ini dapat mengatasi saat-saat sulit dengan ketenangan yang meyakinkan, yang mengarah ke pola tidur yang lebih baik dan rasa aman secara keseluruhan.
Namun, penting untuk diketahui bahwa tidak semua bayi secara alami mengembangkan keterampilan ini sendiri. Beberapa mungkin membutuhkan bimbingan dan dukungan orang tua untuk menguasai kemampuan ini.
Apa itu Self-Soothing Skill?
Secara sederhana, menenangkan diri sendiri adalah cara untuk mengatur emosi. Self-soothing untuk bayi dapat membuat diri mereka merasa tenang dan tertidur dengan sendirinya.
Tidak perlu mengandalkan bantuan orang dewasa untuk tidur, mereka dapat menggunakan metode ini untuk rileks dan tertidur. Keterampilan self-soothing ini membantu mereka belajar mengelola perasaan mereka dan menjadi lebih mandiri, yang sangat penting saat mereka tumbuh besar nanti.
Tips Mengajari Bayi Cara Menenangkan Diri
Beberapa bayi mungkin akan belajar menenangkan diri secara alami seiring bertambahnya usia. Beberapa bayi mungkin menunjukkan tanda-tanda menenangkan diri sejak sekitar 3 atau 4 bulan seperti mengisap jari. Banyak faktor seperti temperamen, rutinitas tidur, dan kenyamanan dengan ruang tidur mereka yang dapat mempengaruhi pengembangan kemampuan ini.
Sebenarnya tidak ada batasan usia bagi bayi untuk menguasai self-soothing skill. Setiap bayi unik dan memiliki kecepatan perkembangannya sendiri. Di sisi lain, beberapa bayi mungkin membutuhkan bantuan dari orang tua atau pengasuhnya dalam mengembangkan self-soothing skill. Parents bisa mencoba beberapa tips berikut ini.
1. Membiarkan Bayi Tidur Sendiri
Membiarkan bayi tidur di kamar atau tempat tidurnya sendiri dapat membangun rasa kemandirian dan otonomi untuk bayi. Lingkungan seperti ini dapat mendukung mereka untuk mengeksplorasi dan belajar menenangkan diri ketika mereka bangun atau merasa sedikit tidak nyaman di malam hari.
2. Menidurkan Bayi dalam Keadaan Mengantuk tetapi Tidak Tertidur (Drowsy but Awake)
Metode drowsy but awake memungkinkan bayi untuk mengenali transisi dari terjaga menjadi tertidur, yang merupakan aspek kunci dari menenangkan diri.
Saat mereka berbaring di tempat tidurnya, mereka mungkin secara alami mulai mencoba-coba berbagai tindakan yang dapat menenangkan diri seperti menemukan posisi yang nyaman atau mengisap ibu jari dengan lembut.
Proses ini membuat mereka secara bertahap menjadi terbiasa dengan sensasi tertidur dengan cara mereka sendiri. Dengan melakukan ini, Parents memberi mereka kesempatan untuk belajar bagaimana menenangkan diri secara mandiri.
3. Tidak Langsung Merespon Bayi Ketika Terbangun
Ketika bayi bangun, mereka mungkin mengalami saat-saat gelisah atau rewel yang singkat dan hal ini sangat normal.
Memberi mereka waktu singkat untuk menenangkan diri sebelum mengintervensi dapat memberikan kesempatan bagi si kecil untuk mengeksplorasi berbagai metode yang menenangkan diri.
Hindari langsung merespon bayi yang terbangun di malam hari, tunggu waktu sekitar 3 menit untuk mengamati reaksinya.
4. Menenangkan Bayi Tanpa Menggendongnya
Menenangkan bayi tanpa menggendongnya dapat membantu menumbuhkan kemampuan menenangkan diri mereka.
Sebagai ibu, mungkin sudah menjadi naluri alamiah untuk menggendong dan memeluk bayi ketika menangis. Tetapi menenangkan mereka dengan lembut di tempat tidurnya dapat mencegah overstimulasi dan membantu mereka mengasosiasikan kenyamanan dengan lingkungan tidur mereka.
Parents bisa menepuk punggung mereka, berbicara dengan nada menenangkan, atau melalui sentuhan lembut.
5. Memberikan Objek Keamanan (Comfort Object)
Ketika anak sudah cukup besar (>12 bulan), memberikannya boneka atau selimut dengan desain yang aman dapat memberikan kenyamanan bagi mereka, membantu si kecil menumbuhkan kemampuan self-soothing.
Kehadiran objek ini dapat menenangkan bayi, membantu mereka mengasosiasikannya dengan perasaan aman dan nyaman. Perasaan secure akan berkembang menjadi kemampuan menenangkan diri.
***
Mengajari bayi keterampilan self-soothing adalah investasi. Self-soothing bukan hanya membantu mereka tidur lebih nyenyak, tetapi juga membantu mereka merasa lebih baik secara keseluruhan.
Anak yang sudah menguasai self-soothing skill lebih kuat secara emosional. Saat mereka tumbuh dewasa kelak, mereka akan tahu bagaimana menangani berbagai perasaan dan situasi sendiri.
Untuk mendukung si kecil mengembangkan kemampuan self-soothing dan tidur mandiri, Parents bisa mencoba mengikuti Infant Sleep Learning Course dari Happy Little Sleeper. Dengan modul video yang mudah dipahami dan diikuti, aku akan membimbing Parents dan si kecil untuk menerapkan jadwal tidur yang konsisten serta mengembangkan kemampuan untuk tidur mandiri, dengan goals mendapatkan tidur malam selama 10-12 jam setiap harinya.
Itulah beberapa tips mengajari bayi cara menenangkan diri. Selamat mencoba!
Sumber:
Medical News Today - Self-soothing baby: Benefits, behaviors, and techniques by age
https://www.medicalnewstoday.com/articles/self-soothing-baby
Cleveland Clinic - Teaching Your Baby to Self-Soothe
https://health.clevelandclinic.org/self-soothing-techniques/