Parents perlu tahu kapan dan bagaimana cara merespon tangisan bayi dengan benar.
Saat si kecil bangun dan mulai menangis di malam hari, wajar jika Parents merasa khawatir dan bertanya-tanya bagaimana cara terbaik untuk menanggapinya. Memahami mengapa bayi menangis dapat membantu Parents untuk merespon dengan tepat, memberikan apa yang mereka butuhkan.
Akan tetapi, Parents juga perlu memahami bahwa anak perlu belajar cara menenangkan diri. Temukan waktu yang tepat kapan harus merespon tangisan bayi saat terbangun di malam hari untuk membantunya mempelajari kemampuan tersebut.
Mengapa Bayi Menangis Saat Bangun?
Menangis adalah cara utama bayi yang belum bisa berbicara untuk berkomunikasi. Bayi menangis karena berbagai alasan, baik saat terjaga maupun bangun dari tidur.
Penyebab bayi menangis saat bangun tidur di malam hari atau di siang hari adalah mereka mungkin merasa membutuhkan sesuatu.
Rasa lapar adalah alasan umum bayi menangis saat bangun tidur. Karena perutnya kecil dan mereka tumbuh dengan cepat, mereka sering perlu diberi makan. Mungkin juga bayi merasa kesepian atau mencari perhatian dan kenyamanan setelah bangun di lingkungan yang asing.
Kapan Harus Merespon Tangisan Bayi?
Jika bayi baru lahir atau berusia di bawah 3 bulan, sebaiknya Parents segera menanggapi tangisan bayi saat ia bangun.
Bayi baru lahir dan bayi kecil sepenuhnya bergantung pada pengasuh atau orang tuanya untuk segala hal, termasuk memenuhi kebutuhan dasar mereka seperti memberi makan, mengganti popok, dan kenyamanan.
Saat bayi tumbuh semakin besar dan menjadi lebih mandiri, mereka mungkin secara bertahap belajar menenangkan diri dan tertidur kembali dengan sendirinya. Namun, sangat penting untuk mengamati isyarat bayi dan meresponsnya dengan sesuai. Jika tangisan bayi terus berlanjut atau menjadi lebih keras, itu pertanda bahwa mereka membutuhkan perhatian Parents!
Bolehkah Membiarkan Bayi Menangis Saat Bangun di Malam Hari?
Keputusan apakah akan membiarkan bayi menangis ketika mereka bangun di tengah malam atau langsung meresponnya sebenarnya adalah keputusan pribadi dan dapat bergantung value yang Parents percayai dan kebutuhan si kecil.
Beberapa orang tua juga mungkin memilih metode sleep training yang melibatkan membiarkan bayi menangis hingga mereka bisa menenangkan diri dan tertidur kembali sendiri. Metode ini bertujuan untuk mengajari bayi cara menenangkan diri tanpa intervensi langsung dari orang tua.
Namun, penting untuk diperhatikan bahwa bayi bergantung pada pengasuhnya untuk mendapatkan dukungan emosional, kenyamanan, dan memenuhi kebutuhannya. Membiarkan bayi menangis dalam waktu lama dapat menyebabkan perasaan tidak aman dan berpengaruh pada attachment atau ikatan antara bayi dan pengasuhnya.
Sebaliknya, menanggapi tangisan bayi dengan kepekaan dan perhatian dapat menumbuhkan bonding antara orang tua-anak yang kuat dan meningkatkan rasa aman bagi si kecil.
Sangat penting untuk mencapai keseimbangan antara mendukung bayi mengembangkan kemampuan menenangkan diri dan memastikan bayi merasa dicintai dan diperhatikan.
Bagaimana Cara Merespon Tangisan Bayi di Malam Hari?
Saat menanggapi tangisan anak, cobalah untuk memenuhi kebutuhannya yang paling mendasar terlebih dahulu. Periksa apakah popoknya basah, bajunya perlu diganti, atau suhu ruangan terlalu panas/dingin. Cari tahu pula apa yang mungkin membuatnya merasa tidak nyaman hingga menangis.
Setelah memastikan bayi baik-baik saja, tawarkan sentuhan lembut, dekapan, atau bedong untuk memberikan rasa aman. Buat pula lingkungan yang menenangkan untuk si kecil seperti pencahayaan redup dan suara white noise untuk membantu bayi rileks dan kembali tidur.
Menanggapi tangisan bayi dengan cinta dan perhatian sangat penting untuk menumbuhkan attachment dan membangun kepercayaan.
***
Saat bayi menangis saat bangun tidur, itu adalah cara mereka berkomunikasi dan mengungkapkan kebutuhan dan perasaan mereka.
Menanggapi tangisan mereka dengan cinta dan perhatian dapat meningkatkan ikatan yang kuat antara Parents dan si kecil. Baik Parents memilih untuk membiarkan bayi menenangkan diri sendiri atau segera merespons, kuncinya adalah memprioritaskan kesejahteraan emosional dan fisik si kecil.
Salah satu hal yang paling penting untuk diingat adalah bahwa bayi sedang belajar bagaimana tidur sepanjang malam. Butuh waktu bagi bayi untuk mempelajari ritme malam dan siang serta kapan harus tidur. Nah, Parents bisa membantunya untuk mempelajari hal ini lebih baik dengan memahami tentang pola tidur bayi melalui Infant Sleep Learning Course dari Happy Little Sleeper, lho!
Ketahui dengan baik kapan dan bagaimana cara merespon tangisan bayi dengan baik. Dan ingat, responsif terhadap kebutuhan bayi adalah hal yang baik.
Sumber:
Healthy Children by AAP - Responding To Your Baby's Cries
https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/crying-colic/Pages/Responding-to-Your-Babys-Cries.aspx#
Children's Hospital Colorado - Baby Crying During Sleep
https://www.childrenscolorado.org/conditions-and-advice/parenting/parenting-articles/baby-crying-sleep/