Skip to content
bayi tidur di pesawat

Bagaimana Cara Agar Bayi Bisa Tidur Nyaman di Pesawat?

Agar bayi bisa tidur dengan nyenyak di pesawat, ada beberapa hal yang perlu Parents perhatikan.

Traveling bersama bayi bisa menjadi pengalaman yang luar biasa, tetapi ada tantangannya sendiri. Memastikan kenyamanan dan keamanan bayi harus menjadi prioritas utama selama perjalanan.

Saat naik pesawat, kondisi bayi tertidur adalah yang paling baik. Tidak hanya mencegah bayi mengalami overtired, tetapi juga membantu menjaga suasana selama perjalanan lebih tenang dan damai.

Kapan Bayi Boleh Naik Pesawat?

Sebelum terbang bersama si kecil, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu. Biasanya, yang tidak boleh naik pesawat adalah bayi yang baru lahir karena memiliki risiko infeksi yang tinggi.

Menurut AAP, bayi yang lahir prematur, memiliki masalah jantung, paru-paru, atau pernapasan juga perlu hati-hati dalam penerbangan karena perubahan kadar oksigen dalam pesawat.

Tips Menidurkan Bayi di Pesawat

Bayi tidur di pesawat dapat membuat perjalanan lebih lancar karena tidak rewel. Jika memungkinkan, lakukan perjalanan pada waktu si kecil biasanya tidur, atau pertimbangkan untuk mencoba menunda tidur siangnya hingga tiba waktunya untuk terbang.

Apa lagi yang bisa dilakukan? Berikut adalah beberapa tips untuk membantu si kecil tidur selama penerbangan.

1. Pilih Jadwal Penerbangan Malam

Saat bepergian dengan bayi, ada baiknya mempertimbangkan untuk memesan tiket penerbangan di malam hari.

Penerbangan malam hari memiliki suasana lebih santai. Kabin cenderung lebih senyap pada malam hari, dan lampu lebih redup. Selain itu, suara pesawat juga bisa menjadi white noise yang menenangkan bayi. 

2. Tetap Konsisten dengan Rutinitas dan Jadwal

Konsistensi memberikan kenyamanan dan kepastian bagi bayi, serta dapat meminimalkan kemungkinan gangguan pada pola tidur mereka. Baik di rumah maupun sedang bepergian, sebisa mungkin Parents perlu mengikuti rutinitas dan jadwal tidur bayi.

Dengan melakukan kegiatan yang biasa dilakukan seperti memberi susu, mengganti popok, dan teknik menenangkan lainnya di dalam pesawat orang tua dapat membantu menjaga jadwal bayi tetap konsisten.

Selain itu, bawa barang-barang yang familiar untuknya misalnya sleep sack yang biasa dipakai di rumah. Pakaikan si kecil sleep sack menjelang waktunya tidur. Parents bisa memilih sleep sack yang nyaman seperti Dream Cloud Airy Wearable Blanket with Calming Cloud Pad Technology Airy Bamboo Series yang dapat membantu si kecil tetap merasa hangat dan nyaman dalam tidurnya tanpa risiko overheat atau kepanasan.

3. Pastikan Bayi Kenyang

Parents dapat menyusui bayi untuk membantu mereka tidur di pesawat dan mencegah sakit telinga karena tekanan udara. Perut yang kenyang seringkali menyebabkan bayi mengantuk sehingga lebih mudah tertidur selama penerbangan.

Untuk bayi dan balita yang lebih besar, Parents bisa membawa camilan atau makanan ringan yang membantu mereka tetap kenyang.

4. Gunakan Gendongan Bayi

Tertidur di lingkungan baru, seperti di pesawat, bisa menjadi tantangan tersendiri bagi bayi karena lingkungan yang asing.

Untuk membantu memudahkan bayi tertidur Parents bisa mencoba teknik menenangkan bayi seperti menggendong bayi menggunakan gendongan atau baby wrap. Saat bayi berada di dekapan Parents, ia akan merasa lebih nyaman dan aman meskipun berada di lingkungan yang asing baginya.

Cara Memastikan Keamanan Bayi Saat Tidur di Pesawat

Memastikan keselamatan bayi harus selalu menjadi prioritas utama, termasuk saat berada di dalam pesawat terbang untuk perjalanan. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Parents coba.

1. Menidurkan Bayi dalam Posisi Berbaring

AAP merekomendasikan agar bayi berada kursi atau keranjang khusus yang menggunakan pengaman di pesawat.

Beberapa maskapai penerbangan mungkin memiliki fasilitas baby bassinet atau keranjang bayi untuk tidur si kecil, Parents bisa bertanya terlebih dahulu sebelum menyiapkan penerbangan.

2. Pilih Kursi yang Tepat

Pilih tempat duduk yang lebih dekat ke jendela jika memungkinkan. Kursi dekat lorong bisa berisiko bagi bayi, contohnya ketika pramugari lalu lalang membawakan minuman panas.

Lengan dan kaki bayi juga bisa berpotensi tersangkut gerobak yang lewat dan ini bisa jadi berbahaya. Selain itu, ada risiko barang dari kabin di atas jatuh.

3. Sering Memeriksa Bayi

Jika si kecil tidur di pangkuan selama penerbangan, tetap waspada dan sering-seringlah memeriksa kondisi bayi. Pastikan dia bisa bernapas dengan mudah, dan wajahnya tidak tertutup apapun. 
 

*** 

Perjalanan di atas pesawat bisa jadi lebih nyaman dan tenang jika bayi bisa tidur di pesawat. Namun selalu ingat untuk memprioritaskan keamanan bayi, ya. Sesuaikan strategi tidur agar sesuai dengan lingkungan unik di dalam pesawat jika diperlukan.

 

Sumber:

Healthy Children by AAP - Flying with Baby: Parent FAQs
https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/on-the-go/Pages/Flying-with-Baby.aspx#

Hi, I’m Elvina!

Founder of @happylittlesleeper & a proud mama

If you're dreaming of a good night's sleep…
trust me, I understand your struggle intimately. I've been in those sleep-deprived shoes, functioning on auto-pilot, feeling like a walking zombie in what should be a magical time of motherhood. But… I also know there's light at the end of this exhausting tunnel...

GET TO KNOW ME