Salah satu cara yang dapat Parents coba untuk mendukung kemandirian anak adalah membiarkannya sejak bayi tidur di kamar sendiri. Mungkin Parents bertanya-tanya umur berapa bayi bisa tidur di kamar sendiri.
Memindahkan si kecil ke kamar bayi dapat menjadi langkah positif untuk memupuk kemandiriannya dan mendukung kebiasaan tidur yang baik.
Namun, Lalu apa yang bisa dilakukan untuk memperlancar proses transisinya? Yuk, kita pelajari.
Umur Berapa Sebaiknya Bayi Tidur di Kamarnya Sendiri?
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan orang tua berbagi kamar (room sharing) dengan bayi selama enam bulan pertama untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Bayi diharapkan tidur di tempat tidur sendiri meskipun berada di kamar yang sama dengan orang tuanya.
Antara umur 6 hingga 12 bulan, bayi sudah dapat dengan aman dipindahkan ke kamar mereka sendiri, tetapi bergantung pada kesiapan dan tingkat kenyamanan masing-masing.
Apakah Bayi Tidur Lebih Nyenyak di Kamarnya Sendiri?
Penelitian menunjukkan bahwa menidurkan bayi di kamarnya sendiri memiliki manfaat tertentu, termasuk durasi tidur yang lebih lama.
Sebuah studi yang dilakukan di Harvard Medical School menunjukkan bahwa bayi tidur lebih nyenyak, tidur lebih awal dan tidur lebih lama pada saat mereka tidur di kamar mereka sendiri.
Bayi yang tidur sendiri pada usia 4 bulan dua kali lebih mungkin memiliki waktu tidur yang konsisten dan berada di tempat tidur pada jam 8 malam dibandingkan bayi yang masih tidur bersama orang tuanya.
Meskipun begitu, penting untuk diperhatikan bahwa setiap bayi unik, dan keputusan untuk memindahkan bayi ke kamarnya sendiri harus didasarkan pada tingkat kesiapan dan kenyamanan masing-masing, dengan mempertimbangkan preferensi dan kebutuhan bayi dan orang tua. Masih banyak lagi manfaat lainnya dari menidurkan bayi di kamar sendiri seperti :
- Tidur orang tua yang lebih nyenyak
- Meningkatkan kemandirian tidur
- Membangun kebiasaan tidur yang sehat
- Meningkatkan lingkungan tidur yang lebih optimal
Tips Memindahkan Bayi Tidur di Kamarnya Sendiri
Memindahkan bayi untuk tidur di kamarnya sendiri membutuhkan pendekatan yang bertahap dan lembut untuk memastikan proses yang lancar dan sukses. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Parents melakukannya:
1. Buat Anak Familiar dengan Kamarnya
Sekitar satu hingga dua bulan sebelum memindahkan si kecil ke kamarnya, pastikan untuk menggunakan kamarnya secara rutin untuk aktivitas yang menyenangkan dan tenang seperti menyusu, memijat, bernyanyi, dan bercerita.
Ini membantu mereka menjadi akrab atau familiar dengan lingkungan kamarnya dan mengasosiasikan ruangan tersebut dengan pengalaman positif.
2. Mulailah dengan Tidur Siang
Mulailah transisi secara bertahap, mulai dengan menidurkan bayi untuk tidur siang di kamarnya sendiri. Proses bertahap ini membantu mereka menyesuaikan diri dengan lingkungan tidur yang baru sebelum melakukan transisi penuh di malam hari.
3. Bawa Barang yang Familiar
Tempatkan barang-barang yang sudah dikenal bayi sebelumnya di kamarnya, seperti selimut favorit atau boneka binatang untuk memberikan rasa keakraban dan kepastian baginya.
4. Terapkan Ritual Waktu Tidur yang Konsisten
Konsistensi memberikan rasa aman bagi bayi selama masa transisi ini. Salah satu cara menerapkan konsistensi atau rutinitas untuk si kecil adalah dengan melakukan ritual sebelum tidur.
Ritual tidur adalah serangkaian aktivitas yang menenangkan seperti mandi, membaca cerita pengantar tidur, atau menggendongnya lembut sebelum tidur. Akhiri ritual tidur dengan menidurkan anak di tempat tidur dan kamar barunya.
5. Responsif
Jika bayi menjadi kesal dan menangis selama masa transisi, tanggapilah kebutuhannya akan kenyamanan misalnya dengan menepuknya atau membelainya. Akan tetapi, jangan mengangkat atau menggendongnya keluar kecuali jika diperlukan.
6. Mengatasi Protes si Kecil
Saat proses memindahkan bayi ke kamarnya sendiri, jangan kaget jika si kecil protes selama beberapa malam pertama. Tanggapi dengan tenang dan minimalkan rangsangan. Jangan terlalu banyak bicara atau menawarkan susu. Setelah bayi tenang dari menangis, coba tidurkan kembali dan ulangi jika hal yang sama terjadi kembali.
***
Keputusan untuk memindahkan bayi ke kamarnya sendiri adalah keputusan pribadi dan harus didasarkan pada keadaan dan kesiapan masing-masing.
Bayi bisa tidur di kamar sendiri sejak umur 6 bulan, ya. Ini merupakan langkah penting dalam perjalanannya menuju kemandirian dan kebiasaan tidur yang sehat. Tetapi Parents perlu ingat bahwa beberapa bayi mungkin beradaptasi dengan cepat, tetapi ada pula yang mungkin membutuhkan lebih banyak waktu. Yuk, semangat menerapkan kebiasaan tidur yang lebih baik mulai dari sekarang. Cek juga tips-tips mengatur pola tidur bayi dengan lebih baik hanya di Infant Sleep Learning Course Happy Little Sleeper.
Sumber:
Healthy Children by AAP - How to Keep Your Sleeping Baby Safe: AAP Policy Explained
https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/a-parents-guide-to-safe-sleep.aspx
NPR - Babies Sleep Better In Their Own Rooms After 4 Months, Study Finds
https://www.npr.org/sections/health-shots/2017/06/05/531582634/babies-sleep-better-in-their-own-rooms-after-4-months-study-finds
Harvard Health Blog - Room sharing with your baby may help prevent SIDS, but it means everyone gets less sleep
https://www.health.harvard.edu/blog/room-sharing-with-your-baby-may-help-prevent-sids-but-it-means-everyone-gets-less-sleep-201706062525