Skip to content
tips mengatur kamar tidur bayi

Tips Mengatur Kamar Tidur Bayi, Cegah Risiko SIDS

Keselamatan adalah prioritas ketika menyangkut buah hati kita, oleh karena itu sebaiknya Parents menerapkan tips-tips mengatur kamar tidur bayi agar seaman mungkin.

Setiap bayi di bawah usia satu tahun memiliki risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak atau SIDS, yaitu risiko kematian yang tidak dapat dijelaskan saat bayi meninggal secara tiba-tiba. Hingga kini penyebab pasti SIDS masih belum diketahui. Namun menurut para ahli, risiko tersebut dapat diminimalisir dengan lingkungan tidur bayi yang aman.

Yuk simak beberapa tips sederhana dan penting untuk memastikan kamar bayi aman dari risiko SIDS berikut ini.

Tips Mengatur Kamar Tidur Bayi

Bayi baru lahir banyak menghabiskan waktu untuk tidur, yaitu di kamar tidurnya. Jika ia memiliki kamar sendiri, bisa jadi Parents tidak bisa sepenuhnya mengawasi si kecil saat ia sedang tidur.

Ada baiknya untuk memastikan kamar tidur si kecil benar-benar aman dengan menerapkan beberapa tips berikut ini.

Penempatan Furnitur

  • Pastikan furnitur berat, seperti meja atau rak buku, rapat dengan aman ke dinding. Ini mencegah furnitur terjatuh terutama saat bayi sudah mulai bisa eksplorasi dan berpegangan pada benda.
  • Posisikan tempat tidur bayi jauh dari jendela, lampu, hiasan dinding, tali, kabel, dan sinar matahari langsung. Hal ini meminimalkan risiko kecelakaan dan menjaga lingkungan tidur yang nyaman.
  • Pasang lampu malam di kamar bayi dan kamar mandi serta lorong terdekat. Cahaya redup ini dapat membantu untuk ganti popok, menyusui, atau ganti baju di malam hari tanpa tersandung dalam kegelapan. 
  • Jauhkan tali temali seperti tali tirai atau kabel listrik dari jangkauan bayi untuk menghindari potensi bahaya tercekik.
  • Pastikan furnitur seperti meja ganti atau tempat tidur bayi kokoh dan stabil. Tempatkan permadani atau karpet tebal di bawahnya untuk memberikan bantalan dan stabilitas ekstra.
  • Atur semua perlengkapan ganti popok berada di dalam jangkauan sekitar meja ganti atau tempat tidur, sehingga Parents tidak perlu meninggalkan bayi tanpa pengawasan selama proses penggantian popok.
  • Hindari memenuhi ruangan secara berlebihan dengan furnitur atau barang-barang yang berantakan, berikan bayi ruang untuk bermain dan bereksplorasi dengan aman.
  • Gunakan kunci pengaman anak pada laci dan lemari untuk mencegah jari kecil mereka mengakses barang yang berpotensi berbahaya.
  • Pastikan furnitur di kamar bayi berkualitas tinggi dan bebas dari bagian yang lepas atau tajam yang dapat membahayakan bayi.

Keamanan Jendela

  • Jauhkan furnitur, seperti tempat tidur bayi dan meja ganti, dari jendela untuk mencegah anak memanjat dan berpotensi terjatuh.
  • Selalu awasi anak ketika berada di ruangan dengan jendela terbuka, terutama jika jendelanya rendah.
  • Pasang penghenti jendela atau window stopper yang mencegah jendela terbuka lebih dari 10cm. Hal ini memungkinkan adanya ventilasi dengan tetap menjaga keamanan.
  • Pertimbangkan untuk memasang pelindung jendela untuk menutupi bagian bawah jendela, khususnya di rumah bertingkat. Pelindung ini memberikan penghalang tambahan mencegah jatuh yang tidak disengaja.
  • Pastikan tali dari tirai atau gorden diamankan jauh dari jangkauan anak-anak untuk mencegah risiko terbelit dan bahaya tercekik.
  • Periksa apakah jendela kamar tidur anak memiliki kunci pengaman yang membatasi pembukaannya. Jika tidak, pertimbangkan untuk memasangnya untuk keamanan tambahan.

Lainnya

Selain langkah-langkah keamanan furnitur dan jendela yang penting, ada berbagai tips keselamatan lainnya untuk memastikan kamar bayi adalah tempat yang aman. Berikut beberapa tip tambahan yang perlu dipertimbangkan:

  • Selesaikan semua proses pengecatan atau pemasangan pelapis dinding setidaknya delapan minggu sebelum bayi diperkirakan lahir. Tindakan pencegahan ini menghindari bayi terkena zat beracun yang berpotensi berbahaya di udara.
  • Gunakan penutup stop kontak atau steker pengaman untuk melindungi bayi dari risiko sengatan listrik.
  • Pasang penghenti pintu atau door stopper untuk mencegah pintu terbanting menutup dan jari terjepit secara tidak sengaja.
  • Jaga suhu ruangan yang nyaman dan sejuk untuk meningkatkan kualitas tidur misalnya dengan menggunakan AC atau kipas angin.
  • Pilih mainan yang sesuai usia tanpa bagian kecil yang dapat menimbulkan bahaya tersedak. Pastikan semua mainan dalam kondisi baik.
  • Periksa dan rawat barang-barang yang ada di kamar bayi secara berkala, seperti tempat tidur bayi, meja ganti, dan perlengkapan bayi, untuk memastikan keamanan dan fungsinya.

 

***

Memastikan kamar bayi adalah lingkungan yang aman untuk bayi sangatlah penting. Bayi akan menghabiskan banyak waktunya di sini, mulai dari tidur hingga bermain.

Dengan menerapkan tips-tips mengatur kamar tidur bayi di atas, Parents dapat memastikan si kecil bebas bereksplorasi dan dapat bersenang-senang tanpa rasa khawatir di kamarnya. Pelajari juga tentang safe sleep lebih lengkap di Infant Sleep Learning Course by Happy Little Sleeper sekarang juga! Semoga membantu!

 

Sumber:

Nationwide Children - Nursery Safety
https://www.nationwidechildrens.org/research/areas-of-research/center-for-injury-research-and-policy/injury-topics/home-safety/nursery-safety

Mayo Clinic Health System - How safe is your baby's nursery?
https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/how-safe-is-your-nursery

The Bump - Baby Proofing Checklist
https://www.thebump.com/a/checklist-babyproofing-part-1#8

Hi, I’m Elvina!

Founder of @happylittlesleeper & a proud mama

If you're dreaming of a good night's sleep…
trust me, I understand your struggle intimately. I've been in those sleep-deprived shoes, functioning on auto-pilot, feeling like a walking zombie in what should be a magical time of motherhood. But… I also know there's light at the end of this exhausting tunnel...

GET TO KNOW ME