Skip to content
perkembangan otak bayi

Manfaat Tidur untuk Perkembangan Otak Bayi

Tidur adalah komponen penting dari tumbuh kembang anak, dan sangat signifikan pada tahun-tahun pertama kehidupan. Bagi bayi, tidur memainkan peran penting dalam perkembangan otak mereka yang cepat, membantu membentuk kemampuan kognitif, pengaturan emosi, dan pertumbuhan secara keseluruhan. 

Di dalam kandungan, bayi menghabiskan sekitar 95% waktunya untuk tidur. Dan begitu mereka lahir ke dunia, mereka masih akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur. 

Siklus tidur, bangun, dan makan yang dengan cepat dialami oleh sebagian besar bayi baru lahir jika diibaratkan seperti siklus pengisian ulang bahan bakar untuk tubuh dan otak mereka yang sedang tumbuh. Tidur memungkinkan otak bayi menyerap apa yang dipelajarinya sepanjang hari dan menyimpannya untuk digunakan di kemudian hari. 

Perkembangan Otak Bayi yang Luar Biasa

Otak bayi mulai berkembang saat mereka hanya seukuran benih kecil di dalam rahim, bahkan mungkin sebelum Mama menyadari bahwa Mama sedang hamil. 

Pada saat bayi lahir mereka sudah memiliki semua sel otak yang mereka perlukan selama sisa hidupnya, dan sel-sel otak mereka semuanya sudah siap dan bersemangat untuk belajar. 

Saat bayi memiliki pengalaman baru, koneksi antara sel otak akan terbentuk. Otak mereka pun akan menyimpan pembelajaran baru ini untuk digunakan selama sisa hidup mereka. 

Perkembangan otak di usia dini ini pada dasarnya adalah fondasi dari pembelajaran, kesehatan, dan perilaku bayi di masa depan. Koneksi yang terbentuk saat bayi berfungsi sebagai 'fondasi' untuk membentuk koneksi yang lebih kompleks saat mereka lebih besar nanti. 

Tidur dan Perkembangan Otak Bayi

Untuk bayi yang baru lahir, tidur yang cukup sangat penting terutama untuk masa depan mereka. Bayi membutuhkan waktu total tidur 16 hingga 18 jam dalam sehari.

Jika tidak mendapatkan cukup tidur yang dibutuhkan sesuai usia, maka perkembangan bayi bisa jadi berjalan tidak optimal. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa dengan anak dengan gangguan komunikasi (developmental communication disorder) menunjukkan lebih banyak masalah tidur daripada anak-anak seumur mereka.

Sedangkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 menunjukkan bahwa anak-anak dengan waktu tidur tidak teratur hingga usia tiga tahun memiliki lebih banyak kesulitan dalam membaca, matematika, dan spatial awareness atau kesadaran akan lingkungan sekitarnya daripada anak-anak dengan waktu tidur yang lebih konsisten.

Sebagian besar perkembangan otak bayi terjadi selama tidur.

Sejak lahir, otak bayi berada dalam kondisi pertumbuhan dan adaptasi yang konstan. Tidur berkualitas sangat penting untuk proses ini, memungkinkan otak menyimpan informasi, membentuk koneksi saraf baru, dan menyempurnakan keterampilan kognitif dengan lebih baik.

Selama tidur otak secara aktif memproses dan mengatur sejumlah besar pengalaman sensorik dan informasi yang diserap selama terjaga. Koneksi sel otak akan terbentuk selama tidur. Lebih dari 1.000.000 koneksi saraf terbentuk per detik selama 3 tahun pertama usia anak.

Otak bayi menyimpan apa yang telah mereka pelajari hari itu selama tidur. Kurang tidur dapat menyebabkan masalah yang lebih besar di kemudian hari, contohnya masalah kognitif, keterlambatan perkembangan, dan lain-lain.

Pentingnya Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Kualitas dan durasi tidur berdampak langsung pada kemampuan otak untuk menjalankan fungsi penting yang diperlukan untuk perkembangan yang sehat. Tidur yang cukup mendukung penguatan memori, meningkatkan kemampuan belajar dan pemecahan masalah. Ini juga membantu dalam pengaturan emosi, memungkinkan bayi meregulasi dan memproses emosi mereka secara efektif.

Selain itu, tidur terkait erat dengan produksi dan pengaturan berbagai hormon yang penting untuk fungsi otak. Hormon pertumbuhan sebagian besar dilepaskan selama tidur nyenyak, mendorong pertumbuhan dan perkembangan fisik.

Tidur juga berperan dalam menjaga keseimbangan hormon yang sehat seperti serotonin dan dopamin, yang sangat penting untuk pengaturan suasana hati dan kesehatan mental secara keseluruhan. 

 
 

*** 

Tidur bukanlah keadaan pasif tetapi proses dinamis dimana otak secara aktif memproses dan mengatur informasi. Kualitas tidur memainkan peran besar dalam membentuk kemampuan kognitif, kesejahteraan emosional, dan pertumbuhan secara keseluruhan.

Hubungan antara tidur yang cukup dan berkualitas serta  perkembangan otak pada bayi merupakan aspek yang sangat krusial dan penting di tahun-tahun awal kehidupan mereka. Oleh karena itu, kita harus memprioritaskan dan menumbuhkan kebiasaan tidur yang sehat, yaitu dasar untuk perkembangan otak yang optimal. Nah, Parents bisa mempelajari lebih lengkap lagi tentang tidur bayi melalui Infant Sleep Learning Course Happy Little Sleeper. Ketahui cara-cara meningkatkan kualitas tidur bayi dan bantu ia memenuhi kebutuhan tidurnya sesuai usia.


 

Sumber:

National Library of Medicine - Sleep behavior relates to language skills in children with and without communication disorders
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8115502/

National Library of Medicine - Time for bed: associations with cognitive performance in 7-year-old children: a longitudinal population-based study
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23835763/

Hi, I’m Elvina!

Founder of @happylittlesleeper & a proud mama

If you're dreaming of a good night's sleep…
trust me, I understand your struggle intimately. I've been in those sleep-deprived shoes, functioning on auto-pilot, feeling like a walking zombie in what should be a magical time of motherhood. But… I also know there's light at the end of this exhausting tunnel...

GET TO KNOW ME