Skip to content
baju tidur bayi

7 Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Memilih Baju Tidur Bayi

Apakah si kecil memakai baju khusus untuk tidur?

Jika iya, ketahui bahwa Memilih pakaian untuk tidur bayi ternyata tidak bisa sembarangan, karena Parents harus memperhatikan keamanan dan kenyamanan bayi. Pakaian yang aman dan nyaman untuk tidur ini juga dapat membantu mencegah risiko SIDS (sindrom kematian bayi mendadak) yang mungkin terjadi saat bayi sedang tidur. 

Meskipun tidak ada cara yang pasti untuk mencegah SIDS, penelitian menunjukkan bahwa lingkungan tidur yang aman dapat membantu mengurangi risiko SIDS pada bayi.

Kira-kira apa saja tips memilih baju tidur untuk bayi? Yuk, cek daftarnya berikut ini. 

Tips Memilih Baju Tidur untuk Bayi

1. Gunakan Pakaian Tidur yang Sesuai

Bayi disarankan untuk tidur menggunakan pakaian yang dirancang khusus untuk tidur seperti piyama, agar tetap hangat di malam hari. Menurut American Academy of Pediatrics, penggunaan selimut di tempat tidur tidak direkomendasikan pada bayi karena memiliki risiko SIDS seperti jalan nafas yang tertutup atau tercekik.

Baju terbaik untuk bayi tidur adalah onesie atau baju piyama terusan dengan kaki yang tertutup. Parents bisa memilih Dream Suit Silky Smooth Sleep Suit dari Happy Little Sleeper, baju tidur yang terbuat dari natural bamboo yang lembut. Piyama khusus bayi ini mampu membantu menjaga kenyamanan bayi selama tidur dan mendukung kualitas tidur yang lebih baik.

Selain itu, Parents juga bisa memakaikan bedong, wearable blanket, atau sleep sack untuk bayi tidur. 

2. Pilih Bahan Yang Tepat

Bahan terbaik untuk pakaian tidur bayi adalah bahan yang alami karena minim risiko iritasi bagi kulit bayi yang masih sensitif. Saat suhu sedang panas, Parents dapat memakaian bayi pakaian tidur yang terbuat dari bahan yang ringan dan menyerap keringat seperti muslin atau katun. Sedangkan saat suhu dingin, pakaikan baju dengan bahan fleece atau microfleece yang lebih hangat. 

3. Pastikan Ukurannya Pas

Idealnya, pakaian tidur harus longgar dan cukup elastis untuk dikenakan dengan mudah, tetapi tidak terlalu longgar hingga dapat menutupi wajah atau leher bayi. 

Untuk menghindari risiko pakaian menutupi wajah bayi, pilihlah pakaian dengan ukuran yang pas dan ganti secara berkala sesuai dengan usia bayi. Pakaian yang longgar dapat menimbulkan bahaya kebakaran, dan tarikan serta kancing ritsleting dapat menimbulkan bahaya tersedak.

4. Gunakan Pakaian Tanpa Banyak Aksesori

Hindari baju tidur bayi dengan banyak aksesoris seperti tali pengencang atau elemen lain yang berisiko berbahaya bagi bayi. Periksa pula pakaian bayi secara berkala untuk memastikan tidak ada kancing longgar yang berisiko menyebabkan tersedak. Agar proses penggantian popok di malam hari dapat berjalan lebih mudah dan tidak mengganggu tidur bayi, Parents bisa memilih baju bayi dengan bukaan di depan atau di bagian kaki.

5. Pastikan Kepala Bayi Tidak Tertutup

Tidak aman bagi bayi untuk tidur sambil mengenakan topi, kerudung, atau penutup kepala jenis apa pun. Tubuh bayi masih belum bisa meregulasi suhunya dengan baik dan cenderung melepaskan panas dari bagian kepala

Oleh karena itu, hindari menggunakan topi atau apapun yang menutupi wajah atau kepala bayi. Ini juga dapat meningkatkan risiko mati lemas dan kepanasan.

6. Waspadai Overheating

Overheating atau kepanasan dapat meningkatkan risiko SIDS. Bayi hanya membutuhkan satu lapisan lebih banyak daripada yang orang dewasa kenakan di lingkungan yang sama agar merasa nyaman. 

Hindari memakaikan bayi baju berlapis-lapis dan tidak perlu takut ia kedinginan. Waspada dengan tanda-tanda bayi kepanasan.

7. Bedong Bayi dengan Aman

Bayi dapat dibedong sejak lahir sampai mereka mulai menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka dapat berguling, biasanya sekitar usia 4 bulan. Bedong dapat membantu bayi tidur nyenyak, serta tetap dalam posisi tidur yang aman yaitu terlentang.

Gunakan bedong yang terbuat dari kain katun yang ringan. Pastikan ketika membedong bayi, tidak ada kain yang melewati bahu bayi atau menutupi kepala, telinga, atau dagu bayi. Bedong yang dipasang terlalu tinggi dapat menghalangi pernapasan bayi dan menyebabkan kepanasan.

Periksa juga apakah ada cukup ruang bagi bayi untuk meregangkan kakinya dan bedong tidak membungkus terlalu ketat di sekitar dada dan pinggul bayi. Membungkus kaki dan dada bayi terlalu erat dapat menyebabkan masalah pinggul dan pernapasan.

Jika anak sudah menunjukkan tanda-tanda berguling ke samping, pilihlah wearable blanket atau sleep sack yang lebih aman untuk mereka. Dream Cloud Fluffy Classic Wearable Blanket with Calming Cloud Pad Technology dari Happy Little Sleeper adalah pilihan yang tepat karena terbuat dari bahan yang aman untuk kulit bayi yang sensitif, dan memudahkan mereka untuk bergerak.


***


Jadi, tidak hanya desain atau harga bayi tidur bayi yang sebaiknya jadi pertimbangan, ya. Sebaiknya juga pertimbangkan faktor keamanan dan kenyamanannya. Kasus SIDS cenderung terjadi saat bayi sedang tidur, sehingga kita perlu memastikan lingkungan tidurnya aman termasuk pakaian yang dikenakannya.

 

Sumber:

Raising Children - Dressing baby in the right clothes for bed
https://raisingchildren.net.au/babies/sleep/sleep-safety/dressing-for-bed

Healthy Children by AAP - How to Keep Your Sleeping Baby Safe: AAP Policy Explained
https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/A-Parents-Guide-to-Safe-Sleep.aspx

Sleep Foundation - What Is the Best Way To Dress YTour Child for Sleep?
https://www.sleepfoundation.org/children-and-sleep/how-to-dress-for-sleep

 

Hi, I’m Elvina!

Founder of @happylittlesleeper & a proud mama

If you're dreaming of a good night's sleep…
trust me, I understand your struggle intimately. I've been in those sleep-deprived shoes, functioning on auto-pilot, feeling like a walking zombie in what should be a magical time of motherhood. But… I also know there's light at the end of this exhausting tunnel...

GET TO KNOW ME