Skip to content
cara membangunkan bayi untuk menyusu

6 Cara Membangunkan Bayi untuk Menyusu

Meskipun sedang tidur nyenyak, kita perlu membangunkan bayi untuk menyusu. Penting memastikan bayi mendapatkan jumlah tidur yang dibutuhkan sesuai usia, tetapi jangan sampai ia melewatkan waktu makan, ya.

Setelah susah payah menidurkan bayi, tentu Parents tidak ingin membangunkan si kecil yang sedang tidur lelap. Tetapi, Parents perlu tahu bahwa perlu dibangunkan setelah beberapa jam tidur untuk menyusu. Kapan ya waktu yang tepat untuk melakukan ini?

Kapan Harus Membangunkan Bayi untuk Menyusu?

Bayi dengan mudah dan cepat mencerna ASI. Pencernaan yang cepat ini terjadi karena perut kecil mereka hanya mampu menampung sedikit susu dalam satu waktu. Oleh karena itu, tubuh bayi memiliki kebutuhan alami untuk menyusu cukup sering, biasanya sekitar delapan hingga dua belas kali sehari. Sesi pemberian makan kira-kira terjadi setiap dua hingga tiga jam. 

Berbeda untuk bayi yang diberi susu formula, karena susu formula membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan dengan ASI. Pada usia newborn, bayi yang diberi susu formula biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam di antara setiap pemberian susu. 

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk membangunkan bayi untuk menyusu jika ia tidur lebih dari empat hingga lima jam selama dua minggu pertama usianya. Jangan lupa juga untuk memperhatikan tanda-tanda apakah bayi sudah cukup ASI atau belum.

Tidak perlu menunggu hingga bayi menangis untuk memberikannya susu, karena tangisan umumnya adalah tanda bayi sudah sangat kelaparan. Amati tanda-tanda awal mula bayi lapar seperti menempelkan tangan ke mulut, melakukan sedikit gerakan mengelus bibir, atau mengecap. 

Setelah berat badan bayi yang baru lahir mulai bertambah secara konsisten dan mencapai target berat badan yang baik, biasanya Parents boleh membiarkannya bangun sendiri untuk menyusu dan tidak perlu membangunkannya. Berkonsultasilah dengan dokter anak perihal hal ini, ya.

Cara Membangunkan Bayi untuk Disusui 

Bayi memiliki cara berbeda dalam menyusu. Beberapa bayi secara alami akan terbangun sekitar waktu makan. Disisi lain, beberapa bayi mungkin tertidur sepanjang waktu menyusunya jika tidak dibangunkan. 

Berikut beberapa cara yang bisa Parents coba untuk membangunkan bayi untuk disusui.

1. Melepaskan Bedong atau Pakaian Bayi

Cobalah membuka bedong atau membuka bajunya sedikit untuk membangunkan bayi. Sensasi dari hangat menjadi lepas dan bebas dapat membangunkan bayi dari tidurnya. 

2. Usap Tangan dan Telapak Kakinya

Cara yang lembut dan efektif membangunkan bayi untuk menyusu adalah dengan mengelus tangan dan telapak kakinya. Area ini cukup sensitif, dan sentuhan lembut dapat menstimulasi reseptor sensoriknya sehingga mendorongnya menjadi lebih waspada. 

Dengan melakukan usapan lembut pada tangan dan kaki mereka, Parents dapat membangunkan mereka dengan lembut dari tidurnya tanpa menyebabkan gangguan apapun secara tiba-tiba atau membuatnya kaget. 

3. Mengganti Popoknya

Proses mengangkat bayi secara perlahan, melepas popok lama, dan membersihkannya dengan kapas atau tisu basah dapat menimbulkan rangsangan sensorik. Perubahan suhu dan sensasi saat dibersihkan dapat mengaktifkan indera mereka dan mendorong mereka menjadi lebih terjaga dan responsif.

4. Gendong Bayi dalam Posisi Tegak 

Saat Parents mengangkat bayi dan menggendongnya dalam posisi tegak, perubahan orientasi tubuhnya dapat memicu kesadarannya. Sensasi dipeluk di dada atau bahu, disertai sensasi sedikit terangkat, dapat menstimulasi dan mendorongnya untuk bangun.

5. Bicara dan Bernyanyilah untuk Bayi

Bayi secara alami tertarik pada suara pengasuhnya yang familiar dan menenangkan. Berbicara dengan si kecil atau menyanyi lembut untuknya dapat menjadi cara yang efektif untuk membangunkan mereka untuk menyusu.

Suara Parents yang menenangkan dapat menarik perhatiannya dan membangunkannya dari tidurnya. Dengan menggunakan kata-kata lembut atau menyanyikan melodi yang menenangkan, Parents dapat membangunkan mereka dengan lembut.

6. Oleskan Kain Lap Dingin di Kulitnya

Sebagai upaya terakhir ketika sulit membangunkan bayi untuk menyusu, metode yang baik dan lembut adalah dengan meletakkan kain lap yang basah, bukan dingin, di dahi atau belakang lehernya. Sensasi dari kain lap yang sedikit sejuk ini dapat memberikan rangsangan yang lembut dan tidak terduga sehingga membuatnya menjadi lebih waspada. 

 

*** 

Sangat penting untuk memastikan bayi tidak melewatkan waktu makannya. Ini membantu mereka mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan menjaga mereka tetap sehat. Dan jika mereka tertidur saat waktunya makan, jangan khawatir! Bangunkan saja mereka dengan lembut.

Setelah bayi sudah cukup besar, mereka akan mampu untuk tidur lebih lama tanpa menyusu di malam hari. Perhatikan apakah bayi sudah menunjukkan tanda-tanda siap night weaning.

Jangan lupa untuk membangunkan bayi untuk menyusu saat waktu makannya sudah tiba, ya. Jadwal makan yang teratur juga sangat berpengaruh pada pola tidur bayi baru. Penasaran? Yuk belajar sama-sama tentang pola tidur bayi baru lahir lewat Newborn Sleep Shaping Course dari Happy Little Sleeper. 

 

Sumber:

Mayo Clinic - Newborn Sleep: Should I wake my baby for feedings?
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/newborn/faq-20057752

Healthy Children by AAP - Amount and Schedule of Baby Formula Feedings
https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/formula-feeding/Pages/Amount-and-Schedule-of-Formula-Feedings.aspx

What to Expect - Should You Wake Your Baby Up for Feedings?
https://www.whattoexpect.com/first-year/ask-heidi/wake-to-feed.aspx

Hi, I’m Elvina!

Founder of @happylittlesleeper & a proud mama

If you're dreaming of a good night's sleep…
trust me, I understand your struggle intimately. I've been in those sleep-deprived shoes, functioning on auto-pilot, feeling like a walking zombie in what should be a magical time of motherhood. But… I also know there's light at the end of this exhausting tunnel...

GET TO KNOW ME