Jika menyusui sambil duduk melelahkan bagi Parents, ada beberapa posisi menyusui sambil berbaring yang bisa dicoba, lho.
Menyusui sangat penting bagi ibu dan bayi, serta memberikan banyak manfaat yang luar biasa. Bagi bayi, ASI adalah nutrisi yang paling sempurna. ASI mengandung mikro dan makro nutrisi penting, antibodi, dan enzim yang mendukung sistem kekebalan, pertumbuhan, dan perkembangannya.
Bagi ibu, menyusui membantu rahim berkontraksi, mengurangi perdarahan pascapersalinan dan membantu proses pemulihan. Kegiatan menyusui juga menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium, serta osteoporosis dan penyakit kardiovaskular.
Manfaat Menyusui Sambil Berbaring
Menyusui tidak diragukan lagi merupakan pengalaman yang indah dan bermanfaat. Sayangnya, menyusui bisa jadi melelahkan bagi ibu, terutama pada tahap awal dimana saat menyusui sering dilakukan.
Tuntutan fisik harus menyusui bayi ditambah dengan kurang tidur, dapat membuat ibu merasa lelah. Namun, salah satu solusi yang membantu mengurangi rasa lelah dan meningkatkan relaksasi adalah menyusui dalam posisi berbaring.
Posisi berbaring memungkinkan ibu untuk beristirahat sambil memberi ASI untuk bayi. Berbaring untuk menyusui memberikan kesempatan bagi ibu untuk merilekskan tubuh dan pikirannya, meredakan ketegangan atau ketidaknyamanan.
Posisi berbaring tidak hanya memungkinkan ibu untuk mengisi ulang tenaga sesaat tetapi juga memfasilitasi pengalaman menyusui yang lebih nyaman dan menyenangkan. Menyusui dalam keadaan rileks dan santai ini dapat berdampak positif bagi kesehatan mental ibu hingga produksi ASI.
Amankah Posisi Menyusui Sambil Berbaring?
Apakah Parents pernah merasa mengantuk saat menyusui? Menyusui memicu produksi hormon oksitosin yang juga dapat menimbulkan rasa kantuk. Namun ingatlah untuk sebisa mungkin tidak tidur saat menyusui bayi.
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar ibu dan bayi tidur di kasur terpisah setelah menyusui selesai. Co-sleeping atau tidur dengan bayi di ranjang yang sama berisiko tinggi memicu Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS) dan kecelakaan terkait tidur lainnya. AAP sangat menyarankan agar tidak berbagi tempat tidur dengan bayi karena potensi bahaya seperti risiko mati lemas atau tercekik secara tidak sengaja, terutama jika orang dewasa tidur di bawah pengaruh obat atau zat.
Selain itu ada risiko tubuh orang dewasa atau benda lainnya seperti bantal atau selimut menghalangi jalan napas bayi. Selain itu, berbagi tempat tidur dapat meningkatkan risiko bayi kepanasan (overheat), yang juga merupakan faktor risiko SIDS.
Oleh karena itu, posisi menyusui sambil berbaring sebenarnya aman asalkan ibu tidak ikut tidur saat sedang menyusui si kecil, ya.
Posisi Menyusui Sambil Berbaring
Ada beberapa posisi menyusui sambil berbaring yang bisa dicoba, seperti:
1. Laid-back Position
Dalam posisi ini, ibu bersandar di sofa atau tempat tidur untuk menyusui bayinya. Ibu tidak berbaring sepenuhnya, tetapi tubuh bagian atas ibu bisa ditopang dengan bantal. Pastikan kepala dan punggung ibu ditopang sepenuhnya sehingga dapat benar-benar rileks untuk sesi menyusui. Bayi bisa berbaring di dada, atau memanjang ke bawah.
Dalam posisi ini, bayi dapat melekat pada payudara dengan baik dan gravitasi dapat membantu memperlambat aliran ASI jika terlalu cepat untuk bayi. Laid-back position juga dapat digunakan pada semua bayi dari usia newborn hingga cukup besar dan menyusui bayi kembar.
2. Side Lying Position
Posisi ini adalah posisi ibu berbaring miring di samping bayi dan menyusuinya. Side lying position adalah posisi yang paling mudah dilakukan di tempat tidur, di lantai, atau sofa besar.
Jaga kepala dan punggung ibu dalam garis lurus, dan letakkan kepala di atas bantal atau lengan. Kaki bisa ditekuk atau diletakkan bantal di antaranya agar lebih nyaman. Ibu juga mungkin perlu mengangkat payudara atau puting ke mulut bayi.
Menyusui dengan berbaring miring seperti ini juga bisa menjadi posisi yang baik jika Parents melahirkan secara caesar. Posisi ini menghindari tekanan pada jahitan caesar atau area nyeri lainnya selama pemulihan. Side lying position juga bisa membantu ibu dengan payudara besar dan mudah digunakan di tempat tidur.
***
Menyusui bukan hanya sumber nutrisi tetapi cara yang indah dan alami untuk terkoneksi dengan bayi, menciptakan hubungan emosional yang mendalam antara ibu dan anak.
Mempelajari cara memanfaatkan berbagai posisi untuk menyusui dapat sangat membantu ibu dan bayi, termasuk posisi menyusui sambil berbaring. Mampu menyesuaikan diri dengan situasi dan lokasi yang berbeda dapat membuat menyusui lebih mudah dan mengurangi stres bagi Parents. Selamat mengASIhi!
Sumber:
WebMD - Breastfeeding While Lying Down: How to Effectively and Comfortably Breastfeed
https://www.webmd.com/baby/how-to-breastfeed-lying-down#
Australian Breastfeeding Association - Breastfeeding while lying down
https://www.breastfeeding.asn.au/resources/breastfeeding-while-lying-down