Rutinitas tidur yang konsisten sangat penting untuk perkembangan anak. Sebagai orang tua, salah satu tantangan yang mungkin ditemui saat bayi berada di tempat penitipan anak atau daycare adalah mengatur jadwal tidur.
Apa saja tantangan yang mungkin dapat dialami Parents dan si Kecil saat si kecil memulai daycare? Yuk, kita pelajari cara mengatasinya bersama-sama.
Bagaimana Daycare Mempengaruhi Jadwal Tidur Bayi?
Memasuki tempat penitipan anak dapat memperkenalkan tantangan tidur baru bagi orang tua dan anak. Pergeseran dari lingkungan rumah ke daycare dengan rutinitas dan jadwal yang berbeda dapat mengganggu pola tidur anak yang sudah baik sebelumnya. Beberapa tantangan tidur yang umum terjadi di antaranya:
1. Tidur Dengan Jadwal Yang Berbeda
Di tempat penitipan anak, bayi seringkali harus mengikuti jadwal tidur yang berbeda dari biasanya di rumah. Penyesuaian ini dapat menjadi tantangan bagi bayi dan orang tua pada awalnya, karena rutinitas dan pola tidur mungkin berbeda secara signifikan.
Fasilitas penitipan anak juga sering kali menetapkan waktu dan jadwal tidur siang untuk mengakomodasi kebutuhan banyak anak, yang mungkin tidak selaras dengan rutinitas tidur masing-masing bayi.
Untuk menyelaraskan jadwal tidur si kecil dengan rutinitas daycare, komunikasi dengan staf di daycare sangatlah penting. Bagikan jadwal tidur anak saat ini dengan mereka dan diskusikan waktu tidur siang yang terbaik untuk si kecil.
Bekerjasamalah dengan tempat penitipan anak untuk menciptakan rutinitas tidur siang yang konsisten dan menyerupai apa yang dilakukan si kecil di rumah. Konsistensi antara tempat penitipan anak dan lingkungan rumah dapat membantu bayi merasa lebih aman dan mengurangi gangguan pada pola tidurnya.
2. Regresi Tidur
Perubahan rutinitas dimana bayi biasanya tidur di rumah kemudian menjadi tidur di daycare dapat menyebabkan regresi tidur sementara.
Regresi tidur atau sleep regression adalah fase normal di mana bayi yang sebelumnya sudah bisa tidur teratur dengan baik mungkin mengalami gangguan pada pola tidurnya. Ini dapat dipicu oleh tonggak perkembangan tertentu, perubahan rutinitas, atau faktor lingkungan seperti masuk ke daycare.
Untuk membantu memudahkan transisi tidur di tempat penitipan anak, sebaiknya tidur malam di rumah lebih awal. Hindari menidurkan anak setelah pulang dari daycare. Karena tidur malam lebih menyegarkan daripada tidur siang, tidur lebih awal adalah cara terbaik untuk mencegah kelelahan (overtired).
Patuhi jadwal tidur yang konsisten baik di tempat penitipan anak maupun di rumah untuk membantu bayi beradaptasi dengan perubahan dengan lancar.
3. Sulit Tidur di Malam Hari
Terkadang, tidur siang di daycare dapat mengganggu rutinitas waktu tidur bayi, yang menyebabkan bayi menolak waktu tidur malam dan gelisah saat tidur. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari overtired, undertired, hingga wake windows yang berubah.
Untuk mengatasi masalah ini, diskusikan kebutuhan tidur bayi dengan staf penitipan anak dan cari tahu apakah ada kemungkinan untuk sedikit menyesuaikan waktu tidur siang di daycare.
Jika tidur siang mengganggu waktu tidur malam bayi, cobalah mengikuti tidur siang dengan durasi lebih pendek dan lebih awal di tempat penitipan anak. Selain itu, buat rutinitas waktu tidur yang santai di rumah, termasuk aktivitas seperti membaca buku atau meredupkan lampu, untuk memberi isyarat kepada bayi bahwa sudah waktunya tidur.
4. Harus Bisa Tidur Tanpa Asosiasi Tertentu
Asosiasi tidur adalah kebiasaan tertentu, seperti harus digendong atau menyusu terlebih dahulu baru bisa tertidur. Jika si kecil mengembangkan asosiasi tidur tertentu mungkin tidak masalah jika di rumah, tetapi hal ini dapat menjadi tantangan di tempat penitipan anak, di mana pengasuhnya mungkin tidak dapat melakukan hal tertentu untuk setiap bayi karena terbatasnya waktu.
Ini adalah waktu yang tepat untuk menghentikan asosiasi tersebut. Mendukung bayi untuk tidur tanpa asosiasi negatif di daycare dapat meningkatkan keterampilan menenangkan diri dan tidur mandiri, menghasilkan pola tidur yang lebih baik
***
Menyesuaikan jadwal tidur bayi dengan daycare membutuhkan komunikasi terbuka dan kerja sama antara orang tua dan tempat penitipan anak. Konsistensi dalam rutinitas dan strategi yang digunakan baik di tempat penitipan anak maupun di rumah memainkan peran penting dalam memastikan bayi dapat beristirahat dengan baik dan perkembangannya berjalan secara optimal. Parents juga bisa mempelajari lebih banyak lagi tentang tidur bayi hanya di Infant Sleep Learning Course dari Happy Little Sleeper. Semoga bermanfaat!
Sumber:
MedicalNewsToday - Sleep regression: Stages, definition, and morehttps://www.medicalnewstoday.com/articles/sleep-regression-stages