Parents perlu memperhatikan apakah si kecil menunjukkan tanda drop nap yang berarti ia sedang mengalami nap transition.
Faktanya, pola tidur siang akan terus berubah selama 12 bulan pertama kehidupan bayi. Transisi tidur siang atau perubahan jadwal tidur siang mungkin seringkali membingungkan orang tua. Faktanya, ini merupakan salah satu tonggak perkembangan (milestone) yang penting dalam pola tidur anak.
Nap transition adalah perubahan frekuensi tidur siang dari yang tadinya beberapa kali sehari menjadi lebih sedikit. Setelah mengalami nap transition, tidur malam anak akan lebih terkonsolidasi.
6 Tanda Drop Nap
Apakah Parents pernah mengalami dimana si kecil sudah memiliki rutinitas tidur yang dapat diprediksi, tetapi tiba-tiba semuanya berubah? Pola tidur siang yang terganggu merupakan tanda-tanda si kecil mengalami transisi tidur siang.
Parents perlu memastikan anak mendapatkan jumlah tidur yang cukup dan mempertahankan rutinitas tidur yang seimbang. Oleh karena itu, amatilah jika si kecil menunjukkan tanda-tanda seperti di bawah ini dan segera atur kembali jadwal tidur anak.
1. Menginjak Usia Tertentu
Transisi tidur siang sebenarnya dapat diprediksi dengan mudah karena terjadi pada usia-usia tertentu. Kapan saja biasanya transisi tidur siang terjadi? Cek tabel berikut ini.

2. Menolak Tidur Siang
Menolak satu atau semua tidur siangnya adalah tanda paling umum bahwa si kecil mengalami nap transition.
Tidur siang bayi secara bertahap akan semakin pendek dari waktu ke waktu dan akhirnya mereka tidak tidur siang sama sekali. Untuk beberapa anak, ini mungkin terlihat sangat mendadak, dan untuk yang lain, ini akan menjadi proses bertahap.
3. Bangun Terlalu Pagi
Bangun terlalu pagi atau early wakings bisa menjadi salah satu situasi yang paling membuat frustasi, tetapi hampir selalu berkaitan dengan transisi tidur siang.
Jika anak tidur terlalu banyak di siang hari, hal itu dapat mempengaruhi kemampuannya untuk tidur lebih lama sepanjang malam hingga pagi, karena tubuh mereka sudah mendapatkan tidur yang dibutuhkan di siang hari.
4. Sulit Ditidurkan
Apakah si kecil menjadi sulit untuk ditidurkan padahal biasanya lancar-lancar saja? Jika ini terjadi, mungkin ia sedang mengalami transisi tidur siang. Ketika mereka mulai membutuhkan setidaknya 30 menit untuk tertidur, mungkin sudah waktunya untuk perubahan jadwal.
Bagaimana solusinya? Anak mungkin hanya perlu bangun lebih lama sebelum waktu tidur. Parents bisa mencoba menggeser waktu tidur sedikit lebih lambat, atau skip nap terakhir agar waktu tidur malam berada antara pukul 19.00 dan 20.00.
5. Lebih Banyak Terbangun di Malam Hari
Bangun malam dapat disebabkan oleh terlalu banyak tidur di siang hari. Seiring bertambahnya usia anak, maka kebutuhan tidur mereka akan berubah. Terlalu banyak tidur di siang hari bisa membuat tidur malam terganggu atau lebih pendek, karena kebutuhan tidurnya sudah terpenuhi di siang hari.
6. Tidur Siang yang Singkat
Apakah tiba-tiba si kecil hanya tidur siang singkat, yaitu 30-45 menit saja? Jika si kecil mulai tidur siang lebih singkat, bisa jadi transisi tidur siang adalah penyebabnya. Mereka membutuhkan lebih banyak waktu terjaga sebelum siap untuk tidur siang yang nyenyak.
***
Ada beberapa tanda drop nap yang menunjukkan si kecil siap untuk mengurangi jadwal tidur siangnya. Dengan memahami tanda-tanda ini dan menerapkan penyesuaian yang tepat pada jadwal tidurnya, Parents dapat mendukung kebutuhan tidur bayi yang sedang berkembang dan menjaga rutinitas tidur yang seimbang. Nap transition bisa menjadi periode yang sulit bagi bayi dan juga orang tuanya. Perubahan pola tidur yang terjadi bisa mengganggu rutinitas tidur anak, menyebabkan rewel, dan juga kesulitan tidur. Tapi jangan khawatir, Parents! Yuk ikut Nap Transition Course dari Happy Little Sleeper yang dirancang khusus untuk membantu orang tua melewati fase transisi tidur siang dengan lebih lancar, dan memastikan si kecil (dan juga Mama Papanya) mendapatkan istirahat yang dibutuhkan.
Sumber:
Development of infant and toddler sleep patterns: real-world data from a mobile application
https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jsr.12414
Contributions of memory and brain development to the bioregulation of naps and nap transitions in early childhood
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36279436/