Dot sering digunakan untuk memberikan ASIP ataupun susu formula. Namun, apabila digunakan terlalu lama, dot bisa mempengaruhi pola menyusu bayi dan kebiasaan makannya.
Jika menggunakan dot, bayi terbiasa dengan aliran susu yang konsisten sehingga saat kembali menyusu langsung mungkin butuh waktu dan usaha ekstra untuk adaptasi lagi.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Menyapih Dot?
Setiap bayi punya waktunya sendiri, tapi umumnya dot bisa mulai dikurangi saat bayi sudah:
- Lebih kuat dan terampil menyusu langsung
- Tidak selalu membutuhkan dot untuk menenangkan diri
- Mulai memiliki pola menyusu yang lebih konsisten
Di usia sekitar 4-6 bulan, banyak bayi mulai belajar cara menenangkan diri dengan bantuan rutinitas dan interaksi, bukan hanya dari dot. Ini bisa jadi momen yang baik untuk mulai mengurangi secara perlahan, sambil melihat respons bayi.
Tanda Bayi Siap Disapih dari Dot
Beberapa tanda ini bisa membantu Mama melihat kesiapan bayi:
- Bayi tidak langsung rewel saat dot dilepas
- Bisa ditenangkan dengan cara lain seperti digendong atau diajak bicara
- Menyusu tetap lancar tanpa perlu bantuan dot
- Tidak selalu mencari dot saat mengantuk
Kalau tanda-tanda ini mulai terlihat, artinya bayi sudah mulai siap belajar cara menenangkan diri tanpa dot.
Mama bisa memberikan ASIP menggunakan media lain, jenis media yang tepat dan tips pemberian ASIP dengan media alternatif ini bisa Mama cek selengkapnya di video course.
Cara Menyapih Bayi dari Dot
Mengurangi dot sebaiknya dilakukan bertahap agar bayi tidak merasa kehilangan secara tiba-tiba. Mama bisa mulai dari:
- Mengurangi penggunaan dot di waktu siang terlebih dulu, lalu perlahan ke waktu tidur
- Memberi waktu bayi belajar tenang tanpa dot, tapi tetap dengan dukungan seperti pelukan
- Mengganti kebiasaan dot dengan rutinitas lain, misalnya menyanyi pelan atau sentuhan lembut
Proses ini membantu bayi membangun rasa aman tanpa bergantung pada satu alat saja.
Apa Hubungannya dengan Tidur Bayi?
Dot sering menjadi asosiasi tidur saat bayi akan tidur. Tapi jika bayi terbiasa tidur dengan dot, ia bisa terbangun saat dot terlepas dan belum tahu cara menenangkan diri kembali.
Akibatnya, bayi bisa lebih sering terbangun di malam hari dan membutuhkan bantuan untuk tidur lagi. Dengan mengurangi ketergantungan pada dot secara bertahap, bayi bisa belajar self-soothing, yaitu kemampuan untuk kembali tenang sendiri.
Kemampuan ini sangat membantu dalam membentuk pola tidur yang lebih stabil dan nyenyak.
Quick Tips dari Dokter Ayu

Bingung soal menyusui dan pola tidur untuk bayi baru lahir? Di Newborn Sleep Shaping & Feeding Foundations Course, Mama akan dibimbing langkah demi langkah dengan cara yang simpel dan mudah diikuti. Mulai dari teknik menyusui, memahami kebutuhan bayi, sampai membantu pola tidur jadi lebih teratur, dirancang oleh certified pediatric sleep expert dan konsultan laktasi. Saatnya punya panduan yang jelas, mulai dari sekarang!